ShoutMix chat widget

Natal Menggoncangkan Neraka

Saturday, 5 December 2009 |

LUK 2:11 Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud.

Natal adalah adalah kisah kasih yang membahana seantero jagad raya. Gemanya sampai ujung bumi dan langit menyambutnya dengan gegap gempita! Apapun yang orang katakan Natal sebuah peristiwa yang tidak ada taranya, Christmas is Miracle. Belum pernah ada kehamilan yang disampaikan oleh malaikat, paling tidak kalau orang hamil yang memberitahu dokter/bidan atau tester, kali ini berbeda dan tidak tanggung-tanggung, Gabriel sendiri turun dari sorga dan mengkonfirmasikan akan kehamilan Maria, dasyat bukan? Nabi mana yang hamilnya dari Roh Allah? Tidak akan pernah ada! Belum pernah juga dalam sejarah ada bayi yang lahir mampu membuat heboh istana Herodes. Natal perdana bagaikan magnet yang menarik orang dari tempat yang jauh seperti orang-orang majus datang dan membawa persembahan! Bayi mana yang mampu menghadirkan paduan suara sorga oleh para malaikat-malaikat? Keajaiban Natal tidak pernah akan tertandingi oleh siapapun dan kapanpun.
Natal memiliki arti Kisah penyelamatan dan kesalamatan yang diberikan bukan lusa atau esok hari tetapi hari ini! Sebab Allah berfirman: "Pada waktu Aku berkenan, Aku akan mendengarkan engkau, dan pada hari Aku menyelamatkan, Aku akan menolong engkau." Sesungguhnya waktu ini adalah waktu perkenanan itu; sesungguhnya pada hari ini adalah hari penyelamatan itu (2 Kor 6:2) Lebih lanjut Titus mengajarkan hal terbaik yang perlu direnungkan : Tetapi ketika nyata kemurahan Allah, juruselamat kita, dan kasihNya kepada manusia. Pada waktu itu Dia telah menyelamatkan kita, bukan karena perbuatan baik yang telah kita lakukan, tetapi karena rahmatNya oleh permandian kelahiran kembali dan oleh Roh Kudus. yang sudah dilimpahkanNya kepada kita oleh Yesus Kristus, Juruselamat kita, supaya kita, sebagai orang yang dibenarkan oleh kasih karuniaNya, berhak menerima hidup yang kekal, sesuai dengan pengharapan kita. (Titus 3:4-7)
Kisah penyelamatan yang riil sebab janji Allah yang tidak teralisir dalam kehidupan merupakan hal yang sia-sia dan sangat memalukan. Allah sudah berjuta-juta tahun sebelumnya sudah berjanji akan datang penyelamat dan Dia menepati tepat pada waktunya. Galatia 4:4 menyatakan : “Tetapi setelah genap waktunya, maka allah mengutus anakNya, yang lahir dari seorang perempuan dan takluk kepada hukum Taurat. Allah tidak ceroboh dalam penentuan waktu dan tingkat ketepatan Allah sangat akurat mungkin lebih dari 100 % jadi natal tidak perlu diributkan soal waktu dan harinya, hanya orang-orang yang tolol saja sok mencari-cari waktu dan harinya! Perbuatan itu sia-sia, Allah saja tidak pusing mengapa kita memusingkannya? Ada orang yang mengkotak-katik angka supaya Yesus jatuhnya tanggal 25 Desember .. wah aneh-aneh!
Jika dapat diibaratkan ada seorang yang sudah tenggelam di laut maka berjalanlah orang yang mengaku sebagai utusan Allah atau para nabi atau siapapun namanya! Orang pertama sambil mengamat-amati yang tenggelam itu, hatinya penuh belas kasihan maka ia memberikan nasehat yang baik, Bila engkau tidak bisa berenang jangan main di air….. Nasehatnya tepat! Namun tidak pada tempatnya! Nabi yang kedua datang di tepi laut itu dengan hati gundah gulana melihat orang yang hampir mati tenggelam itu, rasanya ingin segera memberikan pertolongan, maka ia berteriak lihatlah padaku, ini cara-cara terbaik berenang, sambil menggerakkan tangannya, ia berkata : “ ikuti ini gaya bebas, terus ia mulai membusungkan dadanya dan berkata : “ ini gaya dada, dan seterusnya! Usaha ini baik sekali mengajari dan menyelamatkan orang supaya tidak tenggelam tetapi salah alamat orang yang diajari sudah mau mati, dan panic sebab air laut sudah sampai di hidung!
Nabi ketiga datang juga, sambil memandangi orang yang tenggelam maka ia segera punya inisiatif yang baik untuk menyelamatkan maka ia mengambil buku cara-cara berenang, dan segera melemparkan buku itu ke tempat dimana orang yang mau mati tenggelam itu terengah-engah… serunya, tangkap ini, itu buku teori berenang yang baik, cepatlah ambil dan ikuti petunjuknya pasti kamu akan selamat! Nasehat yang praktis tetapi tidak mempan, nggak nyambung, teorinya sudah terlambat! BErbeda dengan Yesus, ketika dari singgasananya sorga ia melihat orang akan segera mati oleh karena tenggelam dalam dosa maka Ia tanpa teori dan definisi atau buku petunjuk maka Ia turun dan menyelamatkan orang berdosa! Ia terjun ke dalam lautan dosa dan mengambil posisi sebagai orang berdosa untuk menyelamatkan!
Yang lahir di dalam Palungan di Kandang domba di kota Betlehem itu memiliki nama yang memiliki arti menyelamatkan, …. Ia akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia Yesus, karena Dialah yang akan menyelamatkan umatNya dari dosa mereka." (Mat 1:21) Natal dapat diidentikkan hari penyelamatan sebab memang kebenaran yang tidak menyelamatkan adalah sebuah kebenaran terkutuk. Untuk apa kebenaran kalau tidak menyelamatkan? Kebenaran harus memiliki kuasa menyelamatkan bukan janji-janji kosong atau bagaikan pelajaran etika yang mengatur hidup orang supaya sopan tetapi kebenaran harus menyentuh roh dan menyelamatkan! Yesus menjanjikan sebuah kebenaran yang menyelamatkan , Ia berkata : “ dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu." (Yoh 8:32). Kehadiran Yesus di hari Natal berarti memberikan sebuah pembebasan bersyarat hanya berlaku bagi setiap orang percaya (Yoh 1:12), saat orang serius percaya Yesus (Roma 10:13) maka saat itu juga orang diselamatkan tidak perlu menunggu orang itu menjadi santa atau santo terlebih dahulu.
HebatNya Natal menarik semua orang baik dikalangan cerdik pandai yang diwakili oleh kelompok orang majus dan si miskin yang diwakili para gembala untuk menerima anugerah keselamatan bahwa Raja yang sebenarnya datang ke dalam dunia ini. Natal mampu menggoncangkan istana Raja Herodes sebab kenyataan yang sebenarnya pergolakan itu tidak terdapat di luarnya tetapi di dalam rohnya. Kelompok iblis yang bersarang di hati Herodes tahu bahwa benih yang dilahirkan ini bukan saja menjadi raja melainkan menjadi penguasa alam yang akan memperak-porandakan isi neraka sehingga basis iblis didalam diri Herodes mengamuk dan membantai bayi-bayi. Secara logika manapun tidak akan bisa diterima mana ada raja yang cemburu terhadap bayi? Kalau mau cemburu sudah bisa dipastikan harus sesama raja!
Sekalipun goncangan yang terlalu kuat namun bayi itu diperlengkapi dengan sebuah kekuatan yang dasyat sehingga mampu bertahan dalam perjalanan yang jauh. Saya sendiri pernah mengadakan perjalanan dari Betlehem ke Mesir, naik bus dan itu sangat melelahkan lebih dari 10 jam melewati Padang pasir, coba bayangkan kalau naik keledai, orang sehat saja akan sakit jika sampai ditempat tetapi bayi Yesus memiliki kekuatan ekstra! Kekuatan yang ada di dalam diri Yesus tanpa batas untuk memberikan pertolongan bagi manusia sebab orang yang mengaku utusan Allah harus memiliki roh tanpa batas. Yesus berkata : “Sebab siapa yang diutus Allah, Dialah yang menyampaikan firman Allah, karena Allah mengaruniakan RohNya dengan tidak terbatas ( Yoh 3:34)
Pribadi yang tidak memiliki roh yang tidak terbatas tidak boleh mengakui dirinya sebagai utusan Allah sebab hal ini merupakan garis yang sudah ditetapkan oleh Alkitab sehingga mau tidak mau harus mengakui bahwa utusan Allah harus berstandar roh yang tidak terbatas. Siapa pribadi yang memiliki roh yang tidak terbatas? Tidak ada lain selain Yesus Kristus dan itu hanya satu-satunya dan tidak ada yang lain! Ini berarti Natal menutup kemungkinan utusan Allah yang lain sebab Yesus sebagai utusan akhir dari seluruh rangkaian para nabi dan Rasul. Natal adalah hari dimana semua utusan Allah ditutup rapat-rapat, mengapa demikian sebab yang mengutus sudah datang sendiri? Jika yang mengutus sudah datang sendiri mengapa dibutuhkan utusan lagi? Bodoh sekali bukan.
Kitab Ibrani menerangkan secara jelas : Setelah pada zaman dahulu Allah berulang kali dan dalam pelbagai cara berbicara kepada nenek moyang kita dengan perantaraan nabi-nabi, maka pada zaman akhir ini Ia telah berbicara kepada kita dengan perantaraan AnakNya, yang telah Ia tetapkan sebagai yang berhak menerima segala yang ada. Oleh Dia Allah telah menjadikan alam semesta. Ia adalah cahaya kemuliaan Allah dan gambar wujud Allah dan menopang segala yang ada dengan firmanNya yang penuh kekuasaan. Dan setelah Ia selesai mengadakan penyucian dosa, Ia duduk di sebelah kanan Yang Mahabesar, di tempat yang tinggi,jauh lebih tinggi dari pada malaikat-malaikat, sama seperti nama yang dikaruniakan kepadaNya jauh lebih indah dari pada nama mereka. (Ibrani 1:4)
Natal berarti memberikan identitas secara jelas siapa yang memiliki kemampuan menyelamatkan. Allah tahu di bumi ini banyak orang resek mengaku-aku sebagai nabi atau utusan dari Tuhan, lihat saja Jim Jone, Davis Cores dan sederetan nabi palsu yang lain. Maka Natal menyelamatkan manusia dari pengajar yang sesat maka Yesus datang dan memberikan kebenaran secara akurat. Dia bukan saja menyampaikan kebenaran tetapi Ia sendiri kebenaran itu sebab banyak orang menyampaikan suara kebenaran tetapi tingkahnya bejat, diluar sih manis dan menyenangkan seperti anak gembul yang baru disapih maknya, rasanya semua orang menyukainya tetapi didalamnya banyak iblisnya! Lihat saja nanti!
Kita diselamatkan dari apa? Titus mengajarkan kepada kita, …. karena kasih karunia Allah yang menyelamatkan semua manusia sudah nyata. Ia mendidik kita supaya kita meninggalkan kefasikan dan keinginan-keinginan duniawi dan supaya kita hidup bijaksana, adil dan beribadah di dalam dunia sekarang ini dengan menantikan penggenapan pengharapan kita yang penuh bahagia dan penyataan kemuliaan Allah yang Mahabesar dan Juruselamat kita Yesus Kristus, yang telah menyerahkan dirinya bagi kita untuk membebaskan kita dari segala kejahatan dan untuk menguduskan bagi diriNya suatu umat, kepunyaanNya sendiri, yang rajin berbuat baik. (Titus 2:11-12).
Kita harus diselamatkan dari kefasikan, kefasikan adalah orang yang tahu kebenaran tetapi tidak hidup dalam kebenaran! Kebenaran hanya sebagai konsumsi otak dan bukan hati dan juga tidak termanifes dalam kehidupan sehari-hari! Jadi orang yang hanya kebenaran bisa menjadi jahat seperti orang farisi yang menyalibkan Yesus! Mereka bukan orang yang tidak tahu kebenaran tetapi mereka adalah orang-orang yang sangat mengerti kebenaran tetapi tidak hidup dalam kebenaran tersebut! Kita juga harus diselamatkan dari keinginan-keinginan duniawi. Mengapa perlu diselamatkan dari keinginan duniawi sebab keinginan duniawi merupakan musuh Allah (Yah 4:4) Orang yang diselamatkan oleh Kristus ditempatkan oleh Tuhan bukan sebagai musuh Allah melainkan kekasih Allah!
Natal akan membawa seseorang hidup dalam kebijaksanaan dan berlaku adil serta beribadah kepada Allah. Target orang Israel dibebaskan dari Mesir agar bangsa Israel bisa menyembah Allah dan menikmati hal terbaik di Tanah Perjanjian demikian juga Kristus datang untuk menyelamatkan orang berdosa supaya kita dapat menikmati hidup terbaik dan tinggal dalam kemuliaan Sorga yang kekal baik selama kita ada di bumi maupun kelak kalau kita tinggal di sorga!

0 comments:

Post a Comment

Followers