ShoutMix chat widget

Gara – Gara Status Facebook Gagal Dipenjara

Wednesday, 25 November 2009 |

Artikel ini di ambil dari Master Zukhruf Blog


Belakangan, Status Facebook sering dianggap sebagai ajang narsisme / pamer diri oleh banyak kalangan. Namun, beda halnya dengan Rodney Bradford Jr., pemuda 19 tahun yang tinggal di kawasan Harlem, New York, status Facebooknya membawa berkah. Berkat status di situs Jejaring Sosial yang sedang booming itu, Bradford terbebas dari tuduhan melakukan pembunuhan.


Kisahnya berawal pada 17 Oktober 2009 lalu, tepatnya pukul 11:49 waktu setempat, di saat Bradford memperbarui status FB miliknya dari komputer di rumah ayahnya. Semenit berselang, yaitu pada pukul 11:50, terjadi penembakan terhadap dua lelaki di kawasan Brooklyn yang berjarak hampir 20 kilometer dari tempat Bradford.

Esok harinya, Bradford diciduk polisi. Sial baginya, seorang saksi mata di kantor polisi menunjuk Bradford, yang berada di barisan sejumlah terdakwa, sebagai pelaku penembakan. Dia pun ditahan dengan tuduhan melakukan pembunuhan tingkat satu dan akhirnya dikirim ke Penjara Rikers Island untuk menunggu persidangan. Alibi sang pemuda dan ayahnya, bahwa Bradford sedang berada di rumah pada waktu penembakan, dibantah polisi.

Untunglah ayah Bradford, Rodney Bradford Sr. tidak kehilangan akal. Dia melacak aktivitas anaknya di Facebook dan akhirnya. Status terakhir Bradford masih ada, lengkap dengan jam yang tertera di data situs jejaring sosial itu. Bukti inilah yang dibawa ayah Bardford ke pengacara Robert Reuland.

Beruntunglah, dalam perkembangan penuntutan, bukti itu bisa diterima pihak kepolisian, yang akhirnya membebaskan Bradford. Sementara itu, para petinggi Facebook menyatakan kebahagiaan mereka atas pembebasan Bradford. Mereka senang karena ternyata Facebook mampu memberikan kontribusi bagi proses penegakan hukum yang lebih adil.

0 comments:

Post a Comment

Followers